Ev. Hansun

Pontianak, 22 Mei 1987

Istri : Jacqueline Lomanjaya

Anak : Elliot Lewis Fam

Sebelum menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan penuh waktu, Ev. Hansun aktif melayani sebagai anggota paduan suara remaja dan umum, guru sekolah minggu dan pembimbing pra remaja di GKKB (Gereja Kristen Kalimantan Barat) Jemaat Parit Baru di kota Pontianak. Hingga suatu kali Tuhan menggerakkan hatinya menjadi rohaniwan penuh waktu. Ev. Hansun sangat bergumul mengenai panggilan ini karena keluarganya yang belum percaya menjadi tantangan dan keinginan pribadi untuk berkarir di bidang lain. Beliau bahkan sempat berjuang menolak gerakan hati tersebut dengan mendaftar ke universitas umum, namun anugerah Tuhan yang besar membuat hatinya luluh.

Ketika itu Tim Mission Trip dari STT Aletheia (dulunya ITA) datang melayani ke gereja tempat beliau beribadah, menyerukan tentang panggilan Tuhan, dan menantang anak-anak muda yang Tuhan panggil untuk menyerahkan diri. Puji syukur kepada Tuhan karena Roh Kudus melembutkan hatinya yang keras dan memberikan keberanian untuk menghadapi keluarganya yang belum percaya. Keinginan karir pribadi pun digantikan menjadi panggilan yang lebih mulia. Lewat proses yang melalui air mata kelegaan, Ev. Hansun akhirnya menerima panggilan Tuhan dan menjalani pembentukan menjadi seorang hamba Tuhan penuh waktu di STT Aletheia pada tahun 2005.

Setelah lulus dari sekolah teologi di tahun 2010, Ev. Hansun melayani Tuhan di GKT Anugerah Surabaya di komisi remaja dan pemuda selama 2 tahun. Ev. Hansun mulai melayani di GKA Elyon Pregolan Bunder pada tahun 2012. Selama kurang lebih 8 tahun ini, Tuhan mempercayakan kepadanya melayani di berbagai komisi. Tuhan mempercayakan 4 tahun kepada Ev. Hansun untuk dapat melayani di komisi remaja, kemudian Tuhan juga menambahkan 2 tahun lagi untuk melayani di komisi pemuda. Setelah 6 tahun melayani di komisi remaja dan pemuda, hamba Tuhan yang juga mahir bermain piano dan gitar ini dipercayai untuk membimbing komisi yang lain, yaitu komisi Sekolah Minggu dan Young Couple. Ladang pelayanan yang baru baginya, namun beliau meyakini bahwa Tuhan yang mempercayakan kedua bidang pelayanan ini kepadanya adalah Tuhan yang juga akan memberikan hikmat baginya untuk membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.